Minggu, 14 Januari 2024

Perbandingan Kasus antara Firli Bahuri dan Antasari Azhar yang sama-sama diragukan saat menjadi Ketua KPK!!?

Sumber : Tandaseru/com


Komisi Pemberantasan Korupsi atau yang sering kita dengar dengan singkatan KPK, adalah salah satu lembaga negara Indonesia yang telah berdiri sejak 29 Desember 2003. KPK dibangun untuk melakukan pencegahan dan penindakan pada pihak-pihak yang melakukan korupsi, serta memiliki tujuan untuk membuat Negara Indonesia menjadi bersih, efisien, dan juga transparan, karena adanya KPK yang memberantas hal-hal kotor tersebut (tindak pidana korupsi). 

Firli Bahuri merupakan mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ke-6, yang pernah menjadi komisaris Jenderal Polisi dan juga seorang purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019–2023. Firli tercatat menjabat sejumlah jabatan penting. Ia pernah menjabat ajudan Wakil Presiden RI Boediono.

Antasari Azhar merupakan mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ke-2. Antasari memulai kariernya dengan bekerja di BPHN Departemen Kehakiman (1981-1985). Keinginannya menjadi seorang diplomat pun akhirnya berganti setelah dia diterima menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat yang dijalaninya dari tahun 1985 sampai 1989. 

Kedua mantan ketua KPK tersebut dipandang oleh khalayak mengenai keraguan saat akan diangkat menjadi ketua KPK, hingga keduanya juga sama-sama diberhentikan oleh presiden yang menjabat saat mereka masih menjadi ketua KPK. Akan tetapi, ada perbedaan yang mereka hasilkan pada kasus yang terjadi pada keduanya, yakni :

Sumber : detiknews/com
Firli Bahuri :

  1. Kontroversi yang melibatkan Firli Bahuri, pada dasarnya, berkaitan dengan laporan harta kekayaannya dan dugaan pelanggaran etika terkait jabatannya di kepolisian. Kontroversi ini muncul pada tahun 2020.
  2. Keterlibatannya sebagai Kabareskrim Polri membuatnya terlibat dalam penegakan hukum secara umum, bukan hanya dalam konteks pemberantasan korupsi.
  3. Terlibat dalam kontroversi terkait laporan harta kekayaan dan dugaan pelanggaran etika terkait jabatannya pada tahun 2020.
  4. Resmi diberhentikan oleh Presiden Jokowi Widodo pada 28 Desember 2023.


Sumber : detiknews/com
Antasari Azhar

  1. Dijatuhi hukuman penjara terkait kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen pada tahun 2009.
  2. Kontroversi kasus pidana dan tuduhan politisasi hukum. Dia bersikeras bahwa dia dijebak, dan sejumlah pihak percaya bahwa kasusnya mungkin terkait dengan pekerjaannya di KPK.Antasari Azhar dihukum penjara, namun beberapa pihak mendukungnya dan menyatakan bahwa kasusnya tidak sepenuhnya jelas dan adil.
  3. Resmi diberhentikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11 Oktober 2009.
Dari hal tersebut, para pihak meragukan atas keduanya bukanlah hal belaka yang saja kerena mereka tindakan mereka sendiri lah yang membuat keraguan menjadi semakin nyata. Akan tetapi, pada kasus Firli Bahuri adalah kasus yang paling parah sehingga membuat citra KPK menjadi rusak dan hancur.

Sumber : Detik, Bbc, Ensiklopedia Dunia, Kpk.

Kamis, 11 Januari 2024

Kehebohan Sub-Unit Seventeen Saat Tampil di Golden Disc Award 2024 Jakarta!!

Sumber : Kompas


Golden Disc Award (GDA) merupakan acara penghargaan musik milik Korea Selatan yang di gelar setiap tahunnya, dalam rangka memberi penghargaan pada karya musik yang dihasilkan oleh penyanyi-penyanyi Korea Selatan. Acara ini telah terbentuk pada tahun 1986, yang awal mula nya bernama Korea Visual and Records Grand Prize Award, hingga pada tahun 2001 terbitlah nama pengganti dengan sebutan GDA atau Golden Disc Award.

Telah menggelar acara selama 36 tahun, Golden Disc Award tak pernah absen setiap tahunnya, hingga pada tahun 2024 acara ini akan menjadi yang ke 37 dan digelar di Jakarta di Jakarta Insternasional Stadium pada tanggal 6 Januari 2024.

Menghadirkan 15 penyanyi grup atau solo dari Korea Selatan, grup boy bernama Seventeen yang beranggotakan 13 orang turut tampil, dan juga sub-unit dari Seventeen yang berjumlah 3 orang juga turut ikut memeriahkan.


Sumber : YouTube KPOP JAMM
(https://www.youtube.com/watch?v=0npT8GmirsQ&pp=ygUDZ2Rh)

Boo-Seok-Soon atau BSS, yang isinya Boo Seung Kwan, Lee Seok Min, Kwon Soon Young tampil membawakan lagu mereka yang berjudul 'Fighthing'. Dengan konsep yang belum pernah mereka bawakan, yakni konsep mereka seperti yang ada pada drama korea yang berjudul 'Cheer Up'.

Perfom dengan balutan costum cheerleaders, dan bukan hanya anggota BSS saja yang memakai, tetapi juga semua backdancer juga turut memakai costum tersebut.

Selain itu, costum yang sudah heboh dibuat lebih meriah lagi dengan pembawaan mereka yang sedikit mengubah aransemen lagu. Penonton yang berada di dalam Jakarta Internasional Stadium (JIS) dibuat semakin bersemangat dan gemas akan ekspresi yang dibuat oleh BSS.

Sumber : X @/newsjamm

Serta hal tak terduga, secara tiba-tiba adanya member Seventeen yang bukan dari Sub-Unit BSS yang masuk dipertengahan lagu, yakni Dino.

Saat masuk dipertengahan lagu BSS, Dino tidak menjadi dirinya sendiri karena ia membawa peran Pi Cheo Lin dengan gaya trot nya. Pi Cheo Lin adalah peran Dino saat dirinya berada di variety show yang ada di akun YouTube milik Seventeen, yang berjudul [GOING SEVENTEEN] COMEBACK SPECIAL : 경음악의 #1 (God Of Light Music #1)

Sumber : X @/newsjamm

Sumber : YouTube Seventeen

Pada acara ini juga, Sub-Unit BSS ini membawa pulang piala Digital Song Bondang. Serta dari grup utama nya yakni Seventeen, membawa pulang 3 piala dengan nominasi Album Daesang/Album of the Year, Digital Song Bonsang, Album Bonsang.

Selasa, 02 Januari 2024

Program CSR Universitas Budi Luhur Memberikan Pengobatan GRATIS Untuk 300 Kuota!!




Dalam menyambut tahun baru 2024, Universitas Budi Luhur mengadakan kembali program CSR (Campus Social Responsibilty) pada hari kamis lalu (21/12/23). 

Program CSR kali ini adalah "DECEMBER ACTIONS : BUDI LUHUR BERBAGI", dimana acara ini menyajikan pengobatan secara gratis  untuk warga setempat yang berada di sekitar Universitas Budi Luhur. Dengan kuota 300 orang yang dibagi menjadi 2, 100 kuota gratis untuk karyawan Universitas Budi Luhur dan 200 kuota gratis untuk para masyarakat. 

Pada program tersebut, para pengunjung yang hadir di Auditorium Universitas Budi Luhur Grha Mahardhika Bujana mendapat pengobatan gratis yang mulai dari pemeriksaan tensi, glukosa, dan kolesterol.

Selain itu, di program ini juga membagikan sembako secara gratis pada para pekerja atau staff (cleaning service) Universitas Budi Luhur.

Perbandingan Kasus antara Firli Bahuri dan Antasari Azhar yang sama-sama diragukan saat menjadi Ketua KPK!!?

Sumber : Tandaseru/com Komisi Pemberantasan Korupsi atau yang sering kita dengar dengan singkatan KPK, adalah salah satu lembaga negara Indo...